Bagian 1: Saat Leon Datang

 



Pertemuan yang tak direncanakan, namun mengubah segalanya

 

Leon datang ke hidup saya bukan karena saya mencarinya. Ia tidak dibeli, tidak juga saya pungut dari jalanan. Leon dibawa ke rumah oleh adik angkat saya saat saya masih tinggal di Solo. Saat itu, adik saya sedang menjalankan usaha jasa penitipan kucing. Leon adalah salah satu kucing yang dititipkan oleh seorang perempuan asal Jogja yang sedang berwisata ke Solo. Tapi setelah hari-hari berganti minggu, dan minggu berganti bulan, perempuan itu tak pernah kembali. Leon tidak pernah dijemput.

Awalnya, ia bukan bernama Leon. Nama itu saya berikan setelah ia resmi menjadi bagian dari rumah ini. Karena bagi saya, nama adalah awal dari ikatan. Dan sejak saat itu, saya tahu, saya tidak hanya merawat seekor kucing tak berpemilik, saya sedang membangun hubungan yang tidak bisa dijelaskan hanya dengan kata “kasih sayang”.

Leon datang dalam keadaan yang tidak baik. Tubuhnya kurus kering, penuh jamur di beberapa bagian, telinga dan hidungnya kotor. Matanya suram, seperti kehilangan harapan. Saya ingat hari pertama ia tiba, bagaimana ia hanya diam di sudut ruangan, seolah tak percaya bahwa tempat ini akan menjadi rumah yang aman baginya.

Tapi pelan-pelan, Leon mulai menunjukkan tanda-tanda percaya. Ia mulai mendekat, makan sedikit demi sedikit, dan tidur lebih tenang. Saya tidak tahu kapan tepatnya ia berubah dari “kucing titipan” menjadi “keluarga”, tapi saat saya menyadarinya, Leon sudah ada di hati saya.

Saya tidak pernah merencanakan untuk memiliki seekor kucing, apalagi terikat sedalam ini. Tapi hidup sering menghadirkan yang tidak kita rancang, dan justru dari situlah datang banyak hal berharga. Leon adalah salah satunya.

Saya tidak tahu bahwa perjalanan kami akan penuh luka, ujian, dan pengorbanan. Tapi yang saya tahu sejak awal adalah: saya akan memperjuangkan Leon. Apa pun yang terjadi.

Komentar

Yang Banyak Dibaca

Bagian 9: Bertahan untuk Leon

Bagian 2: Hari-hari Bahagia

Bagian 6: Antara Hidup dan Mati, dan Memilih Tempat yang Benar