Bagian 5: Luka Saya, Luka Leon
Ketika dua tubuh sakit tinggal dalam satu ruang kecil bernama harapan Saya pindah ke Bekasi bukan karena ingin. Tapi karena keadaan memaksa. Usaha yang saya jalankan selama bertahun-tahun hancur karena pandemi. Dalam diam saya mengemasi barang, menyusun kekuatan, dan membawa semua anabul ke tempat yang belum tentu memberi kepastian, Bekasi. Saya pikir, di Bekasi saya bisa mulai dari nol. Saya melamar ke sana-sini, kirim portofolio, mencoba bertahan hidup. Tapi enam bulan berjalan, tak satu pun pintu terbuka. Dan saat saya mulai lelah, tubuh saya sendiri memberi isyarat bahwa ada sesuatu yang tak beres. Perut saya membesar, tapi bukan karena berat badan. Pemeriksaan demi pemeriksaan saya jalani, dan akhirnya diketahui: ada tumor sebesar kepala bayi di dalam rahim saya. Myoma . Sudah lama bercokol tanpa saya sadari, mungkin tumbuh bersama stres dan tekanan yang tak pernah sempat saya keluarkan. Pertengahan 2024 saya menjalani operasi besar: pengangkatan myoma . Tub...